Kamis, 29 November 2012

0 Ingin Beli Kamera? Ini Dia 3 Komponen Kuncinya




Sony's Image Sensor Technology (sha/inet)
Jakarta - Bagi yang merasa jumlah megapiksel adalah faktor utama dalam menentukan kualitas sebuah foto, tunggu dulu. Sejatinya, megapiksel bukanlah 'dewa' yang menjadi patokan untuk membeli sebuah kamera atau menilai baik buruknya hasil foto yang bakal dihasilkan.

Di luar megapiksel, ada faktor lain yang sebenarnya jauh lebih penting. Apa saja? Ahmad Irfan Rinaldi dari Digital Imaging Group Business Sony Indonesia memaparkannya untuk Anda.

Pertama adalah sensor. "Sensor itu ibaratnya adalah retina mata manusia. Kalau lensa itu 'irisnya' si kamera," ujar Ahmad. "Kemudian selain sensor dan lensa, ada image processor. Ini adalah 3 komponen utama yang harus diperhatikan saat membeli kamera," tambahnya saat ditemui di Oktagon, Jakarta Pusat.

"Sensornya ukurannya apa, jenisnya apa, lantas lensanya seperti apa, aperturenya seberapa terang, speednya seberapa cepat. Ini adalah komponen-komponen yang menentukan kualitas foto".

Kemudian saat berbicara mengenai prosesor, Ahmad menjelaskan bahwa prosesor yang bagus adalah yang bisa menampilkan warna akurat, mendekati warna aslinya serta mampu memproses data dengan cepat.

Prosesor yang mumpuni menjadi vital bagi sebuah kamera terutama yang mengusung sensor besar. Ahmad mengibaratkan prosesor itu adalah 'otaknya' kamera. "Sebaik-baiknya image processor, adalah image processor yang cepat," tegasnya.

Komponen-komponen yang disebutkan di atas pula yang menjadikan kualitas foto kamera berbeda dengan kamera yang dimiliki sebuah ponsel.

"Sensor kamera ponsel kan kecil. Kita lihat dari megapiksel saja, kamera ponsel sekarang sudah ada yang 8 atau 12 MP. Lantas kita bandingkan dengan DSLR yang 10 MP saja, kadang-kadang mikir, apakah kualitas DSLR itu lebih jelek daripada smartphone? Tentu enggak, karena sensornya berpuluh-puluh kali lebih besar daripada sensor smartphone," ujar pria berkacamata tersebut ramah.

"Kalau smartphone sebagus itu, pasti di studio motonya pake smartphone saja, nah kan ngga mungkin. Ukuran sensor dan jenisnya itu adalah key component yang membedakan suatu kualitas foto. Yang bisa low lightnya bagus, yang bisa background di focusnya dalem, focusingnya cepet, shutter speednya cepet".

Adapun bukti kongkret untuk menunjukkan kualitas kamera adalah print quality. "Kalo foto dari full frame kita cetak mau segede pintu, kualitasnya tak akan pecah, detail yang kita lihat dari serat-serat kain atau pori-pori manusia kain pasti masih terlihat jelas. Mungkin kalo pocket pasti sudah pecah, apalagi pakai kamera handphone. Untuk print quality, bagi orang yang mungkin kerja di studio, kayak buat majalah atau media yang lebih besar lagi, pasti perlu sensor yang lebih bagus. Lensa juga," pungkasnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

tkjcomputer Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates